Google Ancam Microsoft Dengan Web Browser Baru5 September 2008
Google baru- baru ini meluncurkan web browser-nya sendiri sebagai langkah antisipasi yang ditujukan untuk menjegal dominasi penjelajah internet milik Microsoft, Internet Explorer, dan menjamin kemudahan akses terhadap search engine Google yang merupakan pemimpin pasar untuk jenisnya. Associate Pers belum lama ini memberitakan bahwa pandangan jauh kedepan yang mendasarkan langkah ini dilakukan dengan cara yang tidak biasa, yakni dengan mengumumkan produk terbarunya ini pada hari libur ini, setelah sebelumnya perusahaan juga terlalu dini mengeluarkan komik sebagai promo pendahuluan akan datangnya browser baru ini. Browser yang dapat digunakan secara gratis ini disebut “Chrome,’ seharusnya dapat diunduh pada hari Selasa kemarin di lebih 100 negara melalui komputer yang menggunakan sistem operasi Microsoft windows. Google juga menyatakan browser ini juga dapat bekerja pada sistem operasi lainnya yang kompatibel seperti pada komputer Mac Apple, dan sistem operasi Linux. Browser milik Google ini diharapkan mampu mengguncang pasar satu minggu setelah Microsoft mengungkapkan versi tes dari versi terbaru browser-nya, Internet Explorer 8. Dalam hal ini terdapat sejumlah perbaikan pada sistem Internet Explorer 8 untuk meningkatkan performa termasuk lebih banyak alat bantu (tools) yang memungkin para penjelajah internet untuk mendapatkan berbagai preferensi online terbaik, menciptakan semacam penghalang yang dapat mempersulit Google dan jejaring pemasaran lainnya untuk mengukur iklan-iklan mana saja yang paling menarik semua pengakses. Walaupun Google melakukan promosi Chrome dengan pendekatan kartun, produk ini masih gagal menarik jumlah pengguna dibandingkan dengan pesaingnya Microsoft yang digunakan kira-kira 75% para penjelajah internet. Memang Google sangat unggul dalam hal mesin pencari (search engine) yang dipadu dengan konsep pemasaran yang menguntungkan, mesin pencari informasi milik Google ini digunakan oleh hampir 2/3 pencari informasi internet. Dalam beberapa tahun terakhir ini, Google memang sedang berusaha untuk memanfaatkan popularitas search engine-nya untuk melemahkan kedudukan Microsoft sebagai instrumen untuk melakukan interaksi dengan komputer PC. Serangan gencar yang dilakukan Google sejauh ini difokuskan pada produk berbentuk paket yang terdiri atas beragam program komputer, termasuk di dalamnya aplikasi word processing dan spreadsheet, yang ditawarkan Google sebagai sebuah alternative terhadap salah satu produk yang menjadi penghasil uang terbesar Microsoft, yaitu produk-produk Office-nya. Google melakukan sejumlah upaya untuk membuat program alternatif ini lebih menarik dan membuat program ini dapat dimiliki dengan gratis melalui internet dan tidak perlu membayar biaya lisensi untuk menginstalnya pada PC, sebagaimana yang diterapkan oleh Microsoft. Sementara itu, Microsoft juga melakukan berbagai upaya untuk mematahkan usaha Google, dengan melakukan investasi bernilai milyaran dolar untuk mengembangkan search engine-nya sendiri dan juga berupaya untuk membeli Yahoo Inc dengan tawaran US$47,5 milyar namun berakhir gagal. Ketegangan antara Microsoft dan Google kini tampaknya makin memuncak setelah Google juga secara tiba-tiba melakukan invasi ke wilayah web browser. Hingga kini, Google terus berusaha untuk menaklukan Internet Explorer dengan mendukung Firefox, sebuah penjelajah internet yang dikembangkan oleh Mozilla Foundation yang mengusung open source. Dengan ditopang kemitraan iklan dengan search engine Google, Firefox berada di peringkat ke-2 sebagai browser paling populer, dengan pangsa pasar lebih dari 10%. Google juga sudah memperluas aliansi iklannya dengan Firefox pada 2001. Dengan mengusung merek Google yang sangat kuat dan terkenal, maka Chrome betul-betul dapat menjadi pesaing yang mematikan bagi Explorer. Walau demikian, nama Google tetap bukanlah jaminan untuk sebuah kesuksesan. Sebagai contoh layanan Internet Messaging Google sama sekali tidak mampu menyaingi produk-produk sejenis lainnya yang dibuat oleh Yahoo, Microsoft dan AOL milik Time Warner. Dalam sebuah blog yang dimuat Minggu lalu, Google memuji Chrome sebagai web browser yang lebih canggih dengan kemampuan yang lebih baik dalam menyajikan isi web yang makin lama akan semakin dinamis dan interaktif yang pada suatu saat dapat mendorong orang berpindah dari televisi, radio dan surat kabar. Sundar Pichai, Vice President Of Product Management dan Linus Upson, Engineering Director Google menuliskan dalam blog tersebut :”Web akan menjadi lebih baik karena memiliki peluang yang lebih banyak untuk membuat opsi dan inovasi. Google Chrome adalah salah opsi itu, dan kami berharap opsi ini dapat memberikan kontribusi untuk membuat web jauh lebih baik. Terhadap manuver yang dilakukan oleh Google, Dean Hachamovitch, GM Internet Explorer menyatakan pada hari Minggu lalu, bahwa sangat kecil dampak yang dapat diciptakan dari ancaman yang dilakukan Google. “Browser adalah wilayah dengan tingkat kompetisi yang tinggi, tetapi orang akan memilih Internet Explorer 8 untuk melakukan segala hal yang mereka inginkan hanya melalui ujung jari mereka…dan, lebih dari sekedar teknologi browser lainnya, IE 8 memampukan mereka sepenuhnya mengontrol data online yang mereka inginkan,” tegas Hachamovitch. Sekalipun Google mendukung Firefox, Google masih menghadapi kendala yang rumit untuk mewujudkan keinginan menaklukan keperkasaan Microsoft sebagai punggawa penjelajah internet. Google khawatir Microsoft dapat menyalahgunakan dominasinya dengan memanipulasi “default setting” Internet Explorer yang akan menganulir lalulintas menuju search engine Google, yang dikenal berfungsi sebagai penghubung (hub) jaringan iklan online terbesar. Pada 2006, Google menghubungi Departemen Kehakiman dan menyampaikan sinyal bahaya terhadap kemungkinan Internet Explorer, yang diyakini oleh Google, akan mempersulit instalasi toolbars produk mesin pencari para pesaing Microsoft. Walaupun regulator memutuskan untuk tidak campur tangan dalam hal ini, Microsoft terus menerus melakukan modifikasi terhadap cara Explorer menangani seleksi toolbars mesin pencari.
|